Kabupaten Timor Tengah Selatan

  • Peta kabupaten
  • Tahun berdiri : 1958
  • Ibukota kabupaten : Soe
  • Batas wilayah :
    • Sebelah timur : Kab. Timor Tengah Utara & Kab. Belu
    • Sebelah barat : Kabupaten Kupang
    • Sebelah Utara : Kabupaten Timor Tengah Utara
    • Sebelah Selatan : Laut Timor
  • Visi dan Misi
    • Visi : “Terwujudnya kehidupan masyarakat Timor Tengah Selatan yang Religius, Adil, Merata, Maju, Mandiri dan sejahtera”
    • Misi : Untuk mencapai Visi pembangunan tersebut maka ditetapkan 11 (sebelas) MISI pembangunan Timor Tengah Selatan, sebagai berikut :
      • Mewujudkan ketaqwaan dan kehidupan masyarakat yang bermoral, beretika dan berbudaya;
      • Mewujudkan standar pendidikan yang bermutu dan memiliki daya saing;
      • Mewujudkan standar pelayanan masyarakat yang berkualitas;
      • Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa;
      • Mewujudkan daya saing masyarakat di bidang ekonomi secara bertahap dan berkelanjutan;
      • Mewujudkan sarana dan prasarana secara bertahap dan berkelanjutan;
      • Mewujudkan kesejahteraan gender dan keadilan gender bagi masyarakat;
      • Mewujudkan pengembangan teknologi pengelolaan dan kelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan;
      • Mewujudkan kreativitas dan inovasi pemuda sebagai wadah penyaluran minat dan bakat;
      • Mewujudkan perlindungan anak dan perempuan;
      • Mewujudkan kehidupan keluarga sejahtera mandiri;
  • Logo daerah
  • Arti logo : Logo Kabupaten Timor Tengah Selatan sesuai PERATURAN DAERAH KABUPATEN DAERAH TINGKAT II TIMOR TENGAH SELATAN NOMOR 3 TAHUN 1980
    • Perisai segi lima berwarna dasar kuning dan hijau bergaris pinggir tebal; berwarna putih melambangkan alat perlindungan rakyat
      Segi lima melambangkan dasar falsafah Negara yakni Pancasila
    • Lukisan bintang yang berwarna kuning keemasan melambangkan keagungan dan kemuliaan Tuhan Yang Maha Esa, pencipta alam semesta yang member hidup dan menyinari kehidupan manusia pada umumnya, khususnya rakyat Timor Tengah Selatan.
    • Tunggul pohon cendana dengan delapan akar berwarna coklat, melambangkan ciri khas cendana di daerah Timor Tengah Selatan khususnya dan Timor pada umumnya, yang terdapat pada delapan buah kecamatan dalam wilayah Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan, dan merupakan hasil hutan yang sangat menonjol di Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan.
    • Gunung berwarna biru menunjukan letak daerah ini, yang sebagian besar wilayahnya adalah daerah pegunungan dengan berbagai macam hasil bumi, sejak dulu kala menjadi kebanggaan masyarakat dan merupakan ketenangan hidup bagi masyarakatnya yang penuh semangat membangun daerahnya sepanjang masa.
    • Gerigi roda melambangkan pembangunan yang sedang digalakkan di Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan.
    • Lukisan padi dan kapas mangandung arti dan tujuan kesejahteraan materi dan rohaniah bagi rakyat Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan; 58 butir padi; 12 buah gerigi, melambangkan tahun, bulan dan tanggal terbentuknya Daerah Tingkat II Timor Tengah Selatan (20 Desember 1958) yang secara garis besar digambarkan dengan angka 1958.
    • Lima mata rantai yang bersambung pada bagian bawah pada/ kapas melambangkan lima buah kecamatan yang pertama kali dibentuk pada saat awal pembentukan Kabupaten Timor Tengah Selatan, yakni kecamatan-kecamatan MOLLO, AMANATUN, AMANUBAN BARAT, AMANUBAN TENGAH DAN AMANUBAN SELATAN.
  • Peta kabupaten
  • Kondisi Umum
    • Kondisi geografis : Timor Tengah Selatan terletak pada 9°26I – 10°10I Lintang Selatan dan 124°49I01II – 124°04I00II Bujur Timur. Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Timor Tengah Utara, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Belu, sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Kupang dan di bagian selatan berbatasan dengan Laut Timor. Luas Wilayah Timor Tengah Selatan sekitar 3.995.88 Kilometer persegi, wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan berupa daratan. Wilayah Administrasi Kabupaten Timor Tengah Selatan terdiri atas 32 kecamatan yang terdiri dari 228 desa dan 12 kelurahan
    • Iklim : Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan Beriklim Tropis, umumnya berubah-ubah tiap setengah tahun berganti dari musim kemarau dan musim penghujan. Letak geografis yang lebih dekat dengan Australia dibanding Asia, menyebabkan curah hujan yang rendah di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sepanjang tahun 2009, jumlah hari hujan terbesar terjadi pada bulan Desember sedangkan curah hujan tertinggi adalah pada bulan Januari, sedangkan terendah pada bulan September. Jumlah hari hujan dan curah hujan per bulannya.
    • Jumlah penduduk : 440 470 jiwa (2010)
      • Laki-laki : 218 015 jiwa
      • Perempuan : 222 455 jiwa
  • Wilayah administrasi
    • Jumlah kecamatan : 32 Kecamatan
    • Nama-nama kecamatan : Mollo Utara, Fatumnasi, Tobu, Nunbena, Mollo Selatan, Pollen, Mollo Tengah, Mollo Barat, Kota SoE, Amanuban Barat, Batu Putih, Kuatnana, Amanuban Selatan, Noebeba, Kuanfatu, Kualin, Amanuban Tengah, Oenino, Kolbano, Amanuban Timur, Fautmolo, Fatukopa, KiE, Kot’olin, Amanatun Selatan, Boking, Santian, Noebana, Nunkolo, Amanatun Utara, Toianas, Kokbaun.
    • Jumlah kelurahan : 12 Kelurahan
    • Nama-nama kelurahan :
    • Jumlah desa : 228 Desa
    • Nama-nama desa :
  • Potensi Daerah :
    • Pertanian : Komoditi mencakup tanaman padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu dan ubi jalar.
  • Transportasi
    • Darat : Prasarana jalan merupakan urat nadi kelancara lalu-lintas di darat. Lancarnya lalu lintas akan sangat menunjang perkembangan perekonomian suatu daerah. Guna menunjang kelancaran perhubungan darat di daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan pembangunan dan perbaikan jalan terus dilakukan. Kabupaten TTS, hingga tahun 2009 memiliki panjang jalan 1.598,99 km, dengan perincian, panjang jalan negara 88,35 km, panjang jalan propinsi 307,34 km, dan jalan kabupaten sepanjang 1.701,30 km. Pada tahun 2009, jumlah kendaraan bermotor yang tercatat sebanyak 6.865 unit, dengan komposisi terbesar adalah sepeda motor sebanyak 6.663, mobil barang (termasuk truk, pick up dan station wagon dan sejenisnya) sebesar 87 unit, bis (midi, mini dan maxi bus) sebesar 115 unit.
    • Laut :
    • Udara :
  • Alamat muspida
    • Bupati/Walikota
      • Alamat kantor : Jln. Basuki Rachmat, Soe
      • Nomor telepon kantor :  0388 – 21001
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah : 0388 – 21174
    • Wakil bupati/wakil walikota
      • Alamat kantor : Jln. Basuki Rachmat, Soe
      • Nomor telepon kantor :  0388 – 22000
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah : 0388 – 21062
    • Ketua DPRD
      • Alamat kantor : Jln. Basuki Rachmat, Soe
      • Nomor telepon kantor :  0388 – 21036
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah : 0388 – 22839
    • Sekertaris Daerah
      • Alamat kantor : Jln. Basuki Rachmat, Soe
      • Nomor telepon kantor : 0388 – 21037
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah :

Sumber : Diolah dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s