Kabupaten Sabu Raijua

 

  • Tahun berdiri : 2008
  • Ibukota kabupaten : Menia
  • Batas wilayah :
    • Sebelah timur : Samudera Hindia
    • Sebelah barat : Laut Sawu
    • Sebelah Utara : Laut Sawu
    • Sebelah Selatan : Samudera Hindia
  • Visi dan Misi
    • Visi : “MENJADIKAN SABU RAIJUA KABUPATEN YANG INOVATIF, MAJU DAN BERMARTABAT”
    • Misi :
      1. Menciptakan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan melalui sektor primer pertanian yang quick yielding, sektor sekunder dan tertier, peningkatan pemeliharaan kesehatan dan pendidikan dan mendorong masyarakat untuk masyarakat
      2. Memotivasi meningkatkan inisiatif dan partisipasi masyarakat dalam peningkatan kegiatan ekonomi keluarga
      3. Peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat sabu raijua
 
  • Arti logo : Arti Logo termuat dalam Lampiran Peraturan Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Nomor : 2 tahun 2010, tanggal : 27 september 2010.
    1. Perisai Berbentuk Jantung. Melambangkan Hati Nurani Masyarakat Sabu Raijua yang bersih, tulus dalam menghadapi tantangan kedepan.
    2. Bintang Sudut Lima. Melambangkan Sabu Raijua yang agamais berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
    3. Pita Merah Putih Bertuliskan Sabu Raijua. Melambangkan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan serta menerima keberagaman dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
      Sorgum, Kapas, dan simpul Tali. Sorgum berjumlah 26 bulir dan Kapas Berjumlah 11 kelopak merupakan representasi dari tanggal dan bulan Penetapan Kabupaten Sabu Raijua yaitu tanggal 26 Nopember. Sorgum sebagai pangan lokal yang perlu dilestarikan dan kapas sebagai bahan pokok tenun ikat khas Sabu Raijua. Simpul Tali berjumlah lima merupakan representasi dari bulan Mei 2009, bulan pengresmian Kabupaten Sabu Raijua.
    4. Rumah Adat. Melambangkan identitas budaya luhur serta demokratisasi masyarakat Sabu Raijua.
    5. Dua Pohon Lontar. Melambangkan Kesetaraan Gender, dengan Berpedoman pada Alam; dimana ada 2 (dua) Lontar yaitu Kalli Mone dan Kalli Banni (Lontar Jantan dan Lontar Betina) sebagai sumber Makanan Utama Masyarakat Sabu yang Perlu Dilestarikan selain Sorgum.
    6. Latar Belakang Biru Laut. Melambangkan Sabu Raijua Sebagai Kabupaten kepulauan yang dikelilingi oleh Samudera luas, serta Masyarakat Sabu Raijua yang berjiwa pelaut ulung.
    7. Warna Dasar Kuning Emas .Melambangkan Tekad yang Bulat Masyarakat Sabu Raijua dalam Menata Masa Depan yang Gemilang.
    8. Tulisan Mira Kaddi. Melambangkan Falsafah/Motto Masyarakat Sabu Raijua yang Mempunyai arti Bersama-sama Bangkit Membangun Negeri Sabu Raijua Menuju Kemandirian.
    9. Rantai. Melambangkan Rapi Tersusun dan terikat Menjadi Satu dalam Membangun Negeri. Sekaligus merupakan Representasi Eratnya Persatuan dan Kesatuan Masyarakat Sabu Raijua.
    10. Rantai berjumlah 26 representasi dari tanggal pengresmian Kabupaten Sabu Raijua.
    11. Tulisan 2008. Melambangkan Tahun lahirnya Kabupaten Sabu Raijua.Makna Keseluruhan Logo Kabupaten Sabu Raijua: Hati Nurani yang bersih, tulus, bangun bersama-sama, terbungkus rapi dan menerima keberagaman dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Hanya Tuhan saja yang dapat Menolong untuk Membangun Sabu Raijua Seutuhnya Menuju Kemandirian.
  • Kondisi Umum
    • Letak geografis : Kab. Sabu Raijua terletak pada 121º 41’ 00 ” – 122º 00’ 30 ” BT dan 10º 25’ 00” – 10º 37’ 40” LS. Dengan luas wilayah 460,84 kilometer persegi
    • Kondisi geografis :
      • Kondisi topografi : Ketinggian permukaan rata-rata antara 0 – 310 meter dpl, dengan dataran rendah berada disekitar wilayah pesisir dan dataran tinggi berada di sebagian wilayah Sabu Barat, Mehara, Liae dan Sabu Timur.
      • Kondisi morfologi : Kemiringan 0 – 15% terletak diwilayah barat dan timur dari kabupaten sabu raijua sabu raijua. Kemiringan 15% – 40% terletak diwilayah Sabu Tengah ,Sabu Barat, Liae, Mehara dan Raijua.
      • Kondisi geologi : Kondisi geologi terdiri dari endapan aluvial, batu gamping koral, formasi bari,formasi bisene,formasi neole dan formasi ofu.
      • Jenis tanah : jenis tanah yang tersebar diseluruh wilayah kabupaten sabu raijua adalah aluvial, mediteran,dan komplex mediteran.
    • Iklim : Keadaan iklim di pulau Sabu dipengaruhi letaknya yang berdekatan dengan benua Australia. Karenanya pulau ini mempunyai ciri-ciri khas dengan musim kemarau yang panjang dan dengan curah hujan rendah. Dalam setahun hanya 14-69 hari musim hujan. Sejauh mata memandang hanya nampak bukit-bukit kapur yang kurang subur dengan beberapa puncak perbukitan yang menjulang, namun ketinggiannya tidak melebihi 250-an meter.
    • Jumlah penduduk : 91.870 jiwa (2009)
      • Laki-laki : 45,832 jiwa
      • Perempuan : 46.038 jiwa
  • Wilayah administrasi
    • Jumlah kecamatan : 6 Kecamatan
    • Nama-nama kecamatan : Raijua, Sabu Barat, Hawu Mehara, Sabu Timur, Sabu Liae, Sabu Tengah
    • Jumlah kelurahan : 5 Kelurahan
    • Nama-nama kelurahan :
    • Jumlah desa : 58 Desa
    • Nama-nama desa :
  • Produk unggulan :
    • Pertanian : Produksi padi tahun 2010 sebanyak 3.597 ton, jagung 712,60 ton, ubi kayu 108 ton, kacang tanah 1.795 ton, kacang hijau 3.567 ton, shorgum 1.301 ton.
    • Perkebunan : Produksi kelapa tahun 2010 sebanyak 598,48 ton, kapuk 35,61 ton, pisang 71,24 ton, jambu mete 223,11 ton, lontar 207,44 ton
    • Perikanan : Produksi komiditi ikan tahun 2010, diantaranya, tuna 1,07 ton, cakalang 2,75 ton, tongkol 14,76 ton, tenggiri 8,60 ton, kembung 16,12 ton, selar 25,97 ton, tembang 38,37 ton, teri 0,58 ton, lolosi 21,61 ton, parang-parang 13,76 ton, layang 18,23 ton, ikan terbang 65,84 ton, nipi 63,64 ton, peperak 15,94 ton, bawal 0,94 ton, kerapu 11,33 ton, kakap 43,20 ton, gergaheng 7,33 ton, belanak 13,14 ton, kepiting 0,76 ton, penyu 8,05 ton, teripang 3,83 ton, rumput laut 8.220 ton.
    • Peternakan : produksi tahun 2010 meliputi, sapi 937 ekor, kerbau 1,519 ekor, kuda 977 ekor, kambin 27.281 ekor, domba 9.475 ekor, babi 6.338 ekor, ayam kampung 46.356 ekor, ayam ras 8.400 ekor, ayam kampung 15.451 ekor.
    • Pertambangan : Produksi tahun 2010 (satuan meter kubik) meliputi, pasir 13.372,01, sirtu 17.558,02 , batu glondong 10,965,01, batu karang 14.143,63, batu pecah 5.018,72, tanah urug 10.528,71.
  • Transportasi
    • Darat : Panjang jalan pada tahun 2010 sepanjang 169,12 km dengan rincian 45 km jalan provinsi dan 124,12 jalan kabupaten.
    • Laut : Di Sabu Timur dengan nama Pelabuhan BIU, Sabu Barat dengan nama pelabhan Seba, dan Raijua dengan nama Pelabuhan Raijua. Kapal Ferry, Kapal Penumpang Willis, Kapal Timau, denga frekwensi pelayaran dua kali dalam seminggu. Lama pelayaran/jarak tempuh dari kota kabupaten (Kupang) ke tujuan (Sabu) adalah 8-12 jam.
    • Udara : Bandara Terdamu, terletak di seba, Ibukota Kec. Sabu Barat, Pesawat Merpati Nusantara Air Lines jenis Cassa. Frekwensi penerbangan sekali seminggu (setiap hari Senin). Lama pejalanan 35 menit.
  • Alamat muspida
    • Bupati/Walikota
      • Alamat kantor :
      • Nomor telepon kantor :
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah :
    • Wakil bupati/wakil walikota
      • Alamat kantor :
      • Nomor telepon kantor :
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah :
    • Ketua DPRD
      • Alamat kantor :
      • Nomor telepon kantor :
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah :
    • Sekertaris Daerah
      • Alamat kantor :
      • Nomor telepon kantor :
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah :

Sumber : Diolah dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s