Kabupaten Belu

  • Tahun berdiri : 1958
  • Ibukota kabupaten : Atambua
  • Batas wilayah
    • Sebelah timur : Repulik Demokratik Timor Leste
    • Sebelah barat : Kabupaten Timor TengahUtara dan Kabupaten Timor Tengah Selatan
    • Sebelah Utara : Selat Ombai
    • Sebelah Selatan : Laut Timor
  • Visi dan Misi
    • Visi : “Terwujudnya Masyarakat Belu yang maju, mandiri, demokratis dan berbudaya”
    • Misi : Atas dasar itu maka ditetapkan 8 (delapan) misi dalam pembangunan Kabupaten Belu 2009 – 2014 sebagai berikut:
      1. Memberdayakan ekonomi masyarakat melalui koperasi dan kelompok usaha bersama ekonomi (KUBE) dengan bertumpu pada potensi diri dan teknologi tepat guna;
      2. Meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan yang dapat dijangkau oleh masyarakat;
      3. Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat;
      4. Meningkatkan aksesibilitas wilayah melalui pembangunan infrastruktur;
      5. Meningkatkan aksesibilitas politik (masyarakat) terhadap penetapan produk-produk kebijakan public;
      6. Meningkatkan penegakan supremasi hukum dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan masyarakat yang sadar hukum;
      7. Meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak anak dan perempuan;
      8. Menetapkan nilai etika, moral dan budaya sebagai pedoman hidup bermasyarakat.
  • Logo daerah
  • Arti logo :
    1. Bentuk
      • Perisai melambangkan alat perlindungan rakyat
      • Sisi Lima melambangkan Pancasila sebagai Dasar Negara
    2. Warna Dasar. Warna dasar Lambang Daerah Kabupaten Belu adalah kuning, merah, hitam, coklat, hijau dan putih; diambil dari warna utama kain tenunan rakyat Kabupaten Belu, yang mempunyai arti :
      • Kuning adalah keluhuran/keagungan/kejayaan
      • Merah adalah keberanian
      • Hitam adalah teguh abadi
      • Coklat adalah ketabahan hati
      • Hijau adalah kemakmuran
      • Putih adalah kesucian
    3. Arti Gambar Lambang
      • Bintang berwarna emas, melambangkan keagungan Tuhan Yang Maha Esa, yang memberi hidup dan menyinari tata kehidupan rakyat Kabupaten Belu pada khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya.
      • Pohon Beringin, yang melambangkan persatuan dan tempat berlindung terletak dibawah pita putih yang bertuliskan BELU, yang berarti Kabupaten Belu memelihara persatuan dan melindungi segenap rakyat Indonesia yang berada di Kabupaten Belu.
      • Bibliku/Tihar, merupakan alat kesenian tradisional Kabupaten Belu sebagai lambang pelestarian kebudayaan Belu dan Bangsa Indonesia
      • Surik Samara, kelewang tradisional yang bertuah sebagai lambang kesiapsiagaan rakyat Kabupaten Belu untuk memerangi musuh – musuh yang merusak persatuan dan mengganggu keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat dan rakyat Belu.
      • Padi sebanyak 20 butir berwarna kuning dan batang kapas berwarna hijau sedang berbunga 12 kuntum dihubungkan dengan pita berwarna putih dan tulisan angka 1958, melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran, sekaligus sejarah berdirinya Nusa Tenggara Timur dan kelahiran Kabupaten Belu pada tanggal 20 Desember 1958.
      • Dibawah butir-butir padi terdapat daun bawang putih sebanyak 5 helai berwarna hijau dan dibawah daun-daun kapas terdapat 8 lembar daun cendana sebagai lambang produk andalan Kabupaten Belu.
  • Kondisi Umum
    • Geografis : Kabupaten Belu terletak pada koordinat 124° 38′ 33″ BT – 125° 11′ 23″ BT dan 08° 56′ 30″ LS – 09° 47′ 30″ LS, dengan wilayah seluas 2.440,05 km².
    • Topografis : Pada umumnya merupakan wilayah yang berbukit-bukit dan bergunung-gunung. Keadaan topografi bervaiasi antara ketinggian 0 sampai dengan ± 1500 m.dpl. Variasi ketinggian rendah 0-150 m.dpal mendominasi wilayahbagian selatan dan sebagian kecil di bagian utara. Bagian tengah terdiri dari area dengan dataran sedang (200-500 m.dpal). Dataran tinggi hanya terdapat di bagian timur yang berbatasan langsung dengan RDTL. Zone-zone dataran rendah dibagian selatan sebagian besar digunakan sebagai areal persawahan dan kawasan cagar alam hutan mangrove. kemiringan pada umumnya antara 0-15%. Kemiringan lereng < 45% yang termasuk kategori terjal sekitar 2,84% dari luas Kabupaten Belu berada pada Kecamatan Tasifet Barat, Tasifeto Timur dan sedikit di bagian Kecamatan Kakulukmesak.
    • Klimatologi: Beriklim tropis dengan musim hujan yang sangat pendek (Desember-Maret) dan musim kemarau yang panjang (April-November). Temperatur berkisar suhu rata-rata 27,6° dengan interval 21,5° – 33,7° C. Temperatur terendah 21,5°  yang terjadi pada bulan Agustus dengan temperatur tertinggi 33,7°  yang terjadi pada bulan November.
    • Jumlah penduduk : 465.933 jiwa (2009)
      • Laki-laki : 226.586 jiwa
      • Perempuan : 239.347 jiwa
  • Wilayah administrasi
    • Jumlah kecamatan : 24 Kecamatan
    • Nama-nama kecamatan :
    • Jumlah kelurahan : 12 Kelurahan
    • Nama-nama kelurahan :
    • Jumlah desa : 196 Desa
    • Nama-nama desa :
  • Potensi Daerah :
    1. Produksi pertanian yang dominan (2007) antara lain: padi (20,633 ton), jagung (61.633 ton), ubi kayu (35.313 ton), ubi jalar (4.405 ton), kacang tanah (2.082 ton) kacang kedelai (12,6 ton) dan kacang hijau (7.212 ton).
    2. Perkebunan : Kelapa, Kopi, Kemiri, kapuk, jambu mete, kakao, pinang dan tembakau.
    3. Peternakan (data banyaknya ternak tahun 2007): Kuda(2.282 ekor), Sapi(94.499 ekor), Kerbau (1.395 ekor), kambing (9.173 ekor), domba (19 ekor), babi (55.309 ekor), ayam kampung (236.380 ekor) dan itik (57.860).
    4. Kehutanan, hasil produksi (2007): kayu jati bulat (379,48 m3), kayu jati olahan (4.508.13 m3), kayu mahoni olahan (9,79 m3), kayu indah (7,08 m3), kemiri biji (108.310 kg), kemiri isi (387.290 kg), asam biji (2.841.810 kg), asam biji (1.160.470 kg), lilin (3.720 kg) dan madu 800 liter.
    5. Perikanan produksi tahun 2007: perikanan laut (1.381,82 ton), perikanan darat (85,45 ton).
    6. Kerajinan Gerabah di Kecamatan Webriamata, Kerajinan Tenun ikat, Tas Tali Gewang
  • Transportasi
    1. Darat : Jalan dan Jembatan (Dinas Kimpraswil Kab. Belu TA. 2008) total panjang jalan pada tahun 2006 adalah 932,555 km.
    2. Laut : Pelabuhan Laut Atapupu, Pelabuhan Teluk Gurita
    3. Udara : Bandara Haliwen dengan jarak sekitar 3 km dari pusat Kota Atambua
  • Alamat muspida
    • Bupati/Walikota
      • Alamat kantor : Jl. Eltari, Atambua
      • Nomor telepon kantor :  (0389) 21002
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah :
    • Wakil bupati/wakil walikota
      • Alamat kantor : Jl. Eltari, Atambua
      • Nomor telepon kantor :  (0389) 21883
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah :
    • Ketua DPRD
      • Alamat kantor : Jl. Basuki Rachmat
      • Nomor telepon kantor :  (0389) 21194
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah :
    • Sekertaris Daerah
      • Alamat kantor : Jl. Eltari, Atambua
      • Nomor telepon kantor :  (0389) 21018
      • Alamat rumah :
      • Nomor telepon rumah :

Sumber : Diolah dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s